Pengertian Seni Lukis, Aliran Dan Tekniknya

Seni lukis adalah cabang dari seni rupa yang tercipta dari suatu imajinasi seniman kemudian diekspresikan melalui media garis, warna, tekstur, gelap dan terang hingga kepada bidang dan bentuk. Seni lukis menjadi sebuah pengembangan yang lebih utuh dari kegiatan menggambar. Pada artikel kali ini, kami akan membahas pengertian seni lukis, aliran beserta tekniknya. Simak ulasan lebih jelasnya dibawah ini.

Karya seni lukis biasa disebut dengan lukisan. Lukisan biasanya disajikan dalam bidang dua dimensi seperti pada kanvas, kertas, dan yang lainnya. Seni lukis memiliki tiga komponen utama yang terdiri dari subyek, bentuk, dan isi. Dengan memadukan ketiga komponen tersebut maka akan menghasilkan suatu karya lukisan yang baik. Pahami pengertian seni lukis, aliran dan tekniknya secara lengkap dengan membaca artikel ini.

Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Jika tadi sudah sedikit mengetahui tentang pengertian seni lukis secara umum. Ini dia pengertian seni lukis menurut para ahli :

1. Harry Sulastianto

Pengertian seni lukis merupakan cabang seni rupa murni yang wujudnya dua dimensi dan biasa dilakukan di atas kanvas dengan mengandalkan cat minyak atau bisa juga menggunakan cat akrilik.

2. Galeria Fasya Art Studio

Seni lukis merupakan suatu cabang atau bagian dari seni rupa yang wujud dari seni lukis itu sendiri adalah karya dua dimensi atau Dwi Matra. Walaupun memiliki dasar definisi yang sama dengan seni rupa, pada seni lukis ini memiliki arti yang lebih, karena seni lukis ialah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari sekedar kegiatan menggambar.

3. Soedarso SP (1990: 11)

Seni lukis merupakan cabang dari seni rupa yang cara pengungkapannya ini diwujudkan lewat karya dua dimensi dimana unsur-unsur pokok di dalam karya dua dimensi ini adalah garis dan warna.

4. Soni Ade dan Imam R.

Pendapatnya mengatakan bahwa seni lukis berarti kekuatan yang berasal dari peradaban manusia, dan kekuatan budaya karena di dalam melakukan lukis ini dilatih untuk jeli, cermat, serta teliti dalam mengamati setiap fenomena alam serta kehidupannya.

5. Bastomi (1992: 8)

Seni lukis merupakan hasil dari kreativitas penciptanya yang terwujud di dalam bentuk kreasi dari hasil pengolahan yang kreatif juga dan sebagai salah satu sifat seni yang menonjol adalah kebaharuannya.

6. Herbert Read

Seni lukis merupakan suatu kegiatan rohani yang merefleksikan pada jasmani dan memiliki daya yang bisa membangkitkan perasaan dan jiwa.

7. Sukaryono (1998: 7)

Seni lukis merupakan ungkapan isi hati dan perasaan yang biasa disebut sebagai bahasa dari para seniman yang mengkomunikasikannya.

Aliran Seni Lukis

Dalam perkembangannya, seni lukis sudah sejak lama melahirkan berbagai aliran. Berikut ini adalah aliran seni lukis yang bisa anda pahami dan telah menjadi acuan para seniman hingga saat ini :

1. Naturalisme

Aliran ini mengupayakan kepada seniman untuk melukiskan sebuah objek secara alamiah. Meskipun aliran naturalisme ini mirip dengan aliran surealisme, tetapi aliran ini dibuat tampilanya lebih indah dengan sedikit menambah improvisasi disekitar objek lukis.

seni lukis naturalisme
Seni Lukis Naturalisme

2. Realisme

Realisme merupakan salah satu jenis seni lukis yang cara melukisnya sesuai dengan keadaan sebenarnya. Jenis aliran ini di dalam penggambarannya sesuai dengan peristiwa yang terjadi pada keseharian tanpa ada penambahan sedikitpun.

seni lukis realisme
Seni Lukis Realisme

3. Romantisme

Pada aliran romantisme, teknik melukisnya berdasarkan pada suatu peristiwa yang dianggap menarik dan istimewa. Aliran ini juga biasanya menampilkan hal-hal yang bersifat romance seperti sejarah, tragedi atau juga pemandangan alam. Lukisan dengan aliran romenatisme cenderung lebih statis dan kaku.

4. Impressionisme

Impressionisme memperlihatkan lukisan berdasarkan kenyataan alam yang murni dan berasal dari temuan objek alam disekitarnya. Ciri dari gambar ini cenderung tidak merinci pada objeknya dan kabur.

seni lukis Impressionisme
Seni Lukis Impressionisme

5. Kubisme

Kubisme merupakan aliran yang berusaha menampilkan abstraksi objek dalam bentuk geometri tertentu untuk mendapatkan suatu nilai seni dan juga sensasi. Pada umumnya, aliran kubisme memiliki gambar yang bentuknya persegi empat.

seni lukis kubisme
Seni Lukis Kubisme

6. Surealisme

Aliran seni lukis ini erat kaitannya dengan dunia fantasi dimana aliran surealisme membuat kita seolah-olah berada di dalam dunia mimpi. Surealisme memiliki bentuk lukisan yang tidak logis atau khayalan walaupun objek sasarannya sangat natural.

seni lukis Surealisme
Seni Lukis Surealisme

7. Dadaisme

Jenis aliran ini menggambarkan karya artistik dengan sedikit magis, menyeramkan, kekanakan, tapi terkadang juga bisa mengesankan.

8. Futurisme

Futuirisme menggambarkan objek seolah-olah bergerak. Pada umumnya suatu objek yang sama digambar beberapa kali dengan pengulangan.

seni lukis Futurisme
Seni Lukis Futurisme

9. Fauvisme

Fauvisme memberikan suatu kebebasan bagi seniman untuk berekspresi terhadap objek lukisannya yang dibuat. Seniman di sini boleh memberikan warna sesuka hati walau sangat kontras.

seni lukis Fauvisme
Seni Lukis Fauvisme

10. Ekspresionisme

Jenis aliran ini mengutamakan curahan dari pelukisnya secara bebas baik dari batin, imajinasi dan perasaan.

seni lukis Ekspresionisme
Seni Lukis Ekspresionisme

Teknik Seni Lukis

Teknik seni lukis tentu sangat membantu dalam membuat karya yang indah dan begitu menawan. Apa saja terknik tersebut? Berikut beberapa tekniknya antara lain :

1. Teknik Basah

Teknik melukis ini dilakukan dengan cara mengencerkan cat minyak dengan menggunakan minyak cat atau linseed oil.

2. Teknik Plakat

Teknik ini menggunakan cat air, cat akrilik, atau cat minyak dengan sapuan dan komposisi yang tebal sehingga hasilnya akan memberi kesan colourful.

3. Teknik Spray

Teknik spray dilakukan dengan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Lukisan yang dihasilkan juga akan lebih halus dan tampak lebih visual.

4. Teknik Aquarel

Teknik Aquarel menggunakan media cat air atau aquarel dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasil lukisannya akan lebih terlihat transparan.

5. Teknik Tempera

Teknik tempera memakai kuning telur dalam cat yang digunakan sebagai bahan perekatnya. Media lukis yang digunakan biasanya adalah kayu, kanvas, atau tembok.

6. Teknik Pointilis

Teknik lukis pointilis menggunakan titik-titik yang tujuan seni lukis yang diharapkan adalah menghasilkan lukisan yang menawan.

7. Teknik Kering

Teknik melukis yang satu ini menggunakan cat minyak dan tidak menggunakan minyak cat atau lebih menghasilkan hasil yang kering.

8. Teknik Campuran

Teknik melukis dengan cara memadukan antara teknik basah dengan teknik kering. Proses yang ada ini dimulai dengan menggunakan teknik kering terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan teknik basah. Caranya memblok warna dan ditambahkan dengan intensitas minyak cat secara perlahan hingga lukisan tersebut dapat selesai.

Baca juga : Pengertian Poster

Begitulah pengertian seni lukis yang telah kami bahas diatas. Meskipun banyak pendapat mengenai seni lukis, namun tetap saja secara umum sama. Selain itu, aliran dan teknik lukis juga penting untuk dipahami dengan benar. Karena, agar paham konsep dan artinya secara mendalam. Semoga bermanfaat !

Spread the love

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.