Pengertian Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran, dan Contohnya

Ada berbagai macam jenis paragraf yang wajib untuk Anda ketahui yakni paragraf deduktif, induktif dan paragraf campuran. Paragraf-paragraf tersebut tentu sering Anda temukan jika Anda menjumpai suatu teks. Nah, jenis paragraf tersebut sering kali muncul dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

Meski Anda sering menemukan berbagai macam jenis paragraf dalam suatu teks, namun sering kali Anda belum paham mengenai jenis dari paragraf tersebut. Tentu saja, agar lebih paham mengenai jenis-jenis paragraf, Anda harus mengetahui pengertian serta contoh paragraf deduktif, induktif, campuran.

Kiranya, apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif, induktif ataupun campuran itu sendiri? Berikut akan dijelaskan mengenai pengertian paragraf deduktif, induktif ataupun campuran. Ada pula contoh dari masing-masing paragraf tersebut yang wajib untuk Anda ketahui.

pengertian paragraf deduktif induktif campuran

Paragraf Deduktif

Pertama yakni ada paragraf deduktif. Nah, apa yang dimaksud dari paragraf deduktif itu sendiri? Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang diawali dengan sebuah pernyataan yang bersifat umum, setelah itu paragraf tersebut dilengkapi dengan beberapa penjelasan khusus seperti bukti, contoh, rincian khusus dan lain sebagainya. pola kalimat yang dimiliki oleh paragraf deduktif ini sendiri ialah dari umum ke khusus. Untuk lebih jelasnya berikut kami paparakan ciri – ciri dan contoh paragraf.

Ciri – Ciri dari Kalimat deduktif

  • Kalimat utama berada di awal paragraf.
  • Kalimatnya disusun dari pernyataan umum kemudian dilengkapi dengan menggunakan kalimat penjelasan.

Contoh Paragraf Deduktif

Untuk lebih paham, berikut ini ada beberapa contoh dari paragraf deduktif itu sendiri.

Contoh Paragraf Deduktif 1

CV (Curriculum Vitae) adalah salah satu syarat seseorang yang hendak melamar pekerjaan. CV umumnya berisi data pribadi, pengalaman, riwayat pendidikan, prestasi dan keahlian serta data-data pendukung lainnya. CV harus dibuat dengan singkat, padat dan jelas.

Contoh Paragraf Deduktif 2

Di waktu sekarang, para generasi muda tidak lagi mencari kerja demi mendapatkan gaji yang besar saja. generasi muda saat ini juga mulai mempertimbangkan aspek kepuasan batin dalam bekerja. Sehingga hal ini memicu para generasi muda untuk bekerja dengan minat dan bakat yang dimilikinya.

Contoh Paragraf Deduktif 3

Bekerja di perusahaan start up atau rintisan memiliki beberapa kelebihan. Pertama, kamu akan memiliki kesempatan untuk belajar membangun perusahaan dari nol secara langsung. Kedua, kamu bisa bekerja di berbagai posisi yang tersedia di perusahaan. Hal ini membuat kamu belajar banyak hal dan kemampuan semakin bertambah serta meningkat.

Contoh Paragraf Deduktif 4

Walaupun dosen menunjukkan slide materinya kepada mahasiswa, membeli buku materi perkuliahan tetaplah harus dilakukan. Karena slide yang diberikan oleh dosen hanyalah inti materi saja, dan buku materi perkuliahan memuat pembahasan materi secara mendalam.

Contoh Paragraf Deduktif 5

Kemacetan telah menjadi hal yang biasa di Jakarta. Kemacetan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, jumlah kendaraan yang ada tidak seimbang dengan luasnya jalan. Kedua, kurangnya rasa disiplin untuk semua pengguna jalan raya. Ketiga, munculnya tempat-tempat yang mengganggu lalu lintas seperti pasar, rel kereta api, halte yang tidak difungsikan, banjir, pedagang kaki lima, dan sebagainya. yang terakhir, tidak tegasnya aparat yang berwenang dalam menindak para pelanggar lalu lintas.

Paragraf Induktif

Masih ada banyak contoh paragraf deduktif, induktif, campuran yang bisa Anda ketahui. Namun, sebelum membahas lebih dalam Anda harus mengetahui pengertian dari masing-masing paragraf tersebut.

Paragraf induktif adalah sebuah paragraf yang diawali dengan kalimat penjelas berupa contoh, fakta, bukti atau rincian khusus. Kemudian, paragraf yang satu ini diakhiri dengan kalimat utama. Paragraf Deduktif memiliki pola khusus ke pola umum.

Ciri-ciri dari paragraf Induktif

  • Kalimat pertama merupakan penjelasan khusus.
  • Kalimat tersebut kemudian digeneralisasikan menjadi kesimpulan berdasar penjelasan khusus.
  • Kesimpulan yang menjadi kalimat utama berada di akhir paragraf.

Contoh Paragraf Induktif

Contoh dan jenis dari paragraf induktif yang wajib untuk Anda ketahui adalah :

Contoh Paragraf Induktif Perbandingan

Ahmad selalu menolong orang dan selalu ramah terhadap siapapun. Tidak seperti adiknya Hakim yang suka jahil kepada orang. Hakim lebih terkenal karena nakalnya dibandingkan prestasinya. Itulah alasan mengapa kedua saudara ini mendapatkan perlakuan yang berbeda dari teman-temannya.

Contoh Paragraf Induktif Sebab-Akibat

Sekarang kita sudah memasuki musim penghujan. Terdapat banyak sampah yang menumpuk karena kita sering membuang sampah sembarangan. Apalagi dangkalnya permukaan sungai saat ini bertambah. Sehingga tidak mengherankan apabila banjir datang setiap hari.

Contoh Paragraf Induktif Analogi

Belajar di masa tua memerlukan usaha yang lebih karena daya tangkap yang dimiliki saat tua sudah berkurang. Selain itu, motivasi yang dimiliki sudah melemah karena terlalu banyak pikiran. Alasan itulah yang menggambarkan bahwa belajar di waktu tua seperti melukis di atas air.

Contoh Paragraf Induktif Generalisasi

Ketika ujian telah selesai, nilai anak-anak diperiksa. Ternyata terdapat berbagai nilai siswa, sebanyak 19 siswa nilainya melampaui standar kelulusan. 10 siswa memperoleh nilai tepat pada standar kelulusan, dan tidak ada seorang siswa pun yang memperoleh nilai dibawah standar. Sehingga bisa dikatakan kegiatan belajar di kelas ini berhasil.

Paragraf Campuran

Nah, untuk paragraf campuran ini sendiri tentu saja merupakan gabungan dari paragraf deduktif dan paragraf induktif. Pengertian dari paragraf campuran ini sendiri adalah sebuah paragraf yang diawali dengan menggunakan kalimat utama dan didukung kalimat penjelas, sementara pada bagian akhir berisi kesimpulan.

Ciri-ciri dari Paragraf Campuran

  • Kalimat utama berada di awal paragraf kemudian ditekankan kembali di akhir paragraf.
  • Adanya pengulangan atau variasi pada beberapa kata kunci yang terdapat di bagian awal dan akhir paragraf.

Contoh Paragraf Campuran

Untuk lebih paham tentang paragraf campuran satu ini, berikut contoh paragraf yang bisa Anda simak.

Contoh Paragraf Campuran 1

Manfaat jeruk nipis ternyata sangat banyak. Jeruk nipis bisa digunakan untuk obat batuk alami. Selain itu juga bisa menjadi minuman yang menyegarkan. Jeruk nipis dimanfaatkan juga sebagai bumbu dapur. Jadi, ternyata banyak sekali manfaat jeruk nipis untuk manusia.

Contoh Paragraf Campuran 2

Limbah potong rambut sebaiknya jangan langsung dibuang ke tempat sampah. Mengapa? Karena limbah rambut dapat digunakan untuk bahan pupuk kompos. Limbah rambut sangat cocok sebagai bahan kompos karena mengandung zat nitrogen yang tinggi. Sehingga, limbah potongan rambut dapat didaur ulang menjadi barang yang lebih berguna dan bermanfaat.

Contoh paragraf Campuran 3

Pendidikan yang paling utama untuk anak adalah pendidikan karakter. Karena dengan pendidikan karakter yang baik, anak memiliki pondasi mental dan karakter yang kuat. Orang tua dan guru bisa bekerja sama untuk membentuk karakter anak. ketika berhasil, maka ilmu dan nasihat akan lebih mudah ditransfer ke anak. Jadi, pendidikan karakter harus diutamakan dalam pendidikan.

Baca juga : Pengertian Teks Prosedur


Itulah pengertian beserta contoh paragraf deduktif, induktif, campuran yang bisa Anda ketahui. Nah, semoga pembahasan kali ini memberikan banyak manfaat untuk lebih mengetahui ketiga jenis paragraf tersebut.

Spread the love

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.