Arti Gabut, Penjelasan dan Dampaknya Detil

Dalam satu tahun terakhir ini tentunya Anda sering mendengar gabut, baper, mager dan masih banyak kata gaul yang lainnya. Tapi apakah anda tahu arti dari gabut? Kata-kata ini sering digunakan oleh anak-anak milenial saat ini. Kata-kata ini tercipta dengan spontan dan menyebar dengan cepat sehingga menjadi sebuah kata baru yang bisa diterima oleh khalayak umum.

Bahkan munculnya kata-kata ini bisa menggeser beberapa kata baku yang sebelumnya telah banyak digunakan. Kata-kata ini hadir memberikan warna baru dalam seni bahasa Indonesia. ada sebagian yang suka, ada pula yang tidak suka. Namun hal ini sudah biasa, namanya juga di dunia. Ada pro kontra adalah hal yang sangat wajar.

Namun terlepas dari semua hal tersebut, kata-kata tersebut memberikan kesan yang berbeda dalam setiap pemakaiannya. Dengan menggunakan kata-kata tersebut, seperti gabut, mager, baper menjadi terkesan lebih santai, dan tentunya lebih hits.

Namun tahukah Anda? Apa arti gabut? Arti mager dan lain sebagainya?sebenarnya kata tersebut merupakan singkatan kata. Misalnya mager merupakan singkatan dari kalimat malas gerak. Sementara baper adalah singkatan bawa perasaan, dan lain sebagainya.

Sedangkan kata gabut sendiri bukanlah sebuah singkatan seperti mager atau baper. Melainkan sebuah kata yang memiliki arti tersendiri. Nah untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak ulasan arti gabut berikut ini. Check it out!

arti gabut

Pengertian Kata Gabut

Tentu tidak asik bukan jika Anda sering mendengar, membaca atau bahkan terkadang menggunakannya tanpa mengerti apa sebenarnya arti gabut. Gabut ini sering tertulis dalam status di instagram atau WhatsApp dimana orang-orangnya yang tidak jelas. Maksudnya adalah melakukan sebuah kegiatan yang absurd.

Namun sebenarnya gabut sendiri merupakan sebuah kata yang memiliki makna bete, bad mood, malas melakukan apapun. Ada pula yang berpendapat bahwa gabut merupakan singkatan dari kalimat “ berlaga buta” yang artinya adalah tidak peduli atau cuek.

Arti gabut sendiri kini berkembang menjadi sebuah kata yang sangat luas tergantung pada penggunaannya di dalam suatu kalimat. Misalnya pada kalimat “aku lewat Kamu gabut nih sama aku” yang memiliki arti pura-pura tidak tahu atau tidak peduli dengan kehadiran orang tersebut.

Sementara dalam kalimat “gabut banget sih” kalimat ini tertulis dalam sebuah Story Instagram, biasanya menunjukkan sebuah kegiatan yang tidak berfaedah. Misalnya bengong, geleng-geleng tidak jelas atau melakukan sebuah kegiatan yang tidak memiliki maksud dan tujuan yang pasti.

Ada pula yang menerjemahkan arti gabut sebagai bosan. Seperti tertuang dalam kalimat “keluar yuk. Lagi gabut banget nih di rumah” yang memiliki makna bahwa seseorang tersebut sedang merasa bosan berada di rumah dan tidak tahu harus melakukan apa sehingga ingin keluar rumah.

Penyebab Munculnya Kegabutan

Setelah Anda mengetahui arti gabut, tahukah Anda apakah yang menyebabkan munculnya kegabutan yang dialami oleh seseorang? Ternyata munculnya perasaan gabut ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal lho. Gabut ini tidak muncul dengan sendirinya. Penasaran apa saja yang mempengaruhi munculnya perasaan gabut? Check it out!

1. Menunggu Sebuah Kepastian

Seperti yang sudah diketahui selama ini bahwasanya menunggu merupakan sebuah pekerjaan yang cukup sulit untuk dilakukan. Apalagi yang ditunggu belum tentu memiliki jawaban yang pasti, alias menunggu sebuah hal yang tidak pasti.

Ketidakpastian inilah yang terkadang memicu munculnya rasa gabut. Misalnya menunggu teman untuk janjian ketemu namun yang ditunggu tidak kunjung datang tanpa pemberitahuan.

2. Mudah Percaya

Salah satu hal yang menyebabkan kegabutan selanjutnya adalah terlalu mudah percaya kepada seseorang. Perasaan ini akan membuat Anda untuk mudah dibohongi. Bisa jadi sesuatu yang menurut orang lain bercanda namun menurut Anda adalah sebuah hal yang serius. Tentunya hal ini akan membuat Anda merasa bingung dan gabut.

3. Terlalu Banyak Urusan

Memiliki banyak urusan dalam waktu yang sama juga bisa memicu munculnya kegabutan pada diri seseorang lho. Hal ini terjadi karena Anda merasa bingung harus memulai menyelesaikannya dari mana.

Ingin menyelesaikan masalah A namun masalah lainnya juga harus menuntut untuk segera diselesaikan dalam waktu yang sama. Hingga membuat Anda tidak tahu lagi harus berbuat apa dan akhirnya tidak melakukan apa-apa.

4. Terlalu Capek

Saat seseorang merasa lelah atau capek akan mempengaruhi kerja otaknya. Bahkan terkadang orang yang jenius sekalipun akan berubah menjadi tidak pintar saat merasa lelah karena otaknya sudah lelah untuk bekerja.

Hal ini bisa dipengaruhi oleh terlalu banyak yang dipikirkan atau terlalu banyak yang dilakukan sehingga tidak cukup istirahat. Padahal istirahat merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Orang yang terlalu lelah akan malas untuk melakukan apa-apa. Dan inilah yang disebut dengan gabut. Sekalinya melakukan sebuah pekerjaan adalah melakukan hal yang ringan dan sederhana namun funny, seperti selfie, atau membuat boomerang dalam Story Instagram-nya. Hal tersebut dilakukan sebagai hiburan atas dirinya yang lelah untuk bisa mengembalikan mood.

5. Bosan

Melakukan sebuah pekerjaan yang berulang-ulang terkadang membuat seseorang merasa bosan. Perasaan bosan inilah yang terkadang melahirkan sebuah kegabutan. Bahkan terkadang perasaan bosan ini juga menyebabkan sesuatu yang buruk seperti mudah marah.

Perasaan bosan ini juga terkadang membuat seseorang menjadi tidak logis. Melakukan sebuah pekerjaan yang tidak memperbaiki apapun justru malah menambah sebuah masalah yang baru. Oleh karena itu, jika Anda merasa sedang gabut atau bosan, segera charge mood Anda agar tidak semakin gila.

Anda bisa melakukan jalan-jalan bersama teman, berolahraga atau shopping. Beberapa hal tersebut biasanya bisa memperbarui mood seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Atau bahkan Anda juga bisa berburu kuliner. Hal ini cukup sering dilakukan oleh orang-orang karena dianggap sebuah pekerjaan yang menyenangkan dan mengenyangkan.

6. Selalu Ingin Bersenang-Senang

Perasaan selalu ingin bersenang-senang juga menjadi salah satu penyebab munculnya gabut. Hal ini terjadi karena pada hakikatnya dunia itu selalu berputar. Ada senang, ada sedih yang selalu datang silih berganti.

Sementara jika seseorang selalu ingin bersenang-senang hidupnya akan terasa hampa. Jika hal yang dialami tidak sesuai dengan ekspektasi maka akan merasa sakit hati atau gabut. Arti gabut dalam hal ini adalah perasaan bete atau badmood karena realita yang diharapkan tidak sesuai dengan ekspektasi yang selama ini dibayangkan.

Akibat Gabut

dampak buruk gabut

Selain arti gabut yang cenderung bermakna hal yang negatif, perasaan gabut ini ternyata memiliki dampak yang buruk terhadap kehidupan. Beberapa dampak buruk yang disebabkan oleh kegabutan, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Mudah Marah

Orang yang merasa gabut akan cenderung mudah marah dan mudah tersinggung. Hal ini bisa disebabkan karena dia merasa tidak tahu harus melakukan apapun. Atau merasa lelah atas pekerjaan yang dilakukannya. Misalnya gabut setelah menunggu lama.

2. Boros

Karena Anda merasa gabut, seringkali Anda harus keluar untuk menghilangkan kegabutan yang Anda rasakan. Misalnya pergi jalan-jalan ke Mall atau sekedar makan. Nah hal inilah yang membuat Anda lebih banyak melakukan pengeluaran. Misalnya Anda tidak gabut tentunya Anda cukup nyaman untuk berdiam diri di rumah saja tanpa harus mengeluarkan uang.

3. Tidak Disukai Banyak Orang

Dampak buruk dari gabut yang Anda lakukan adalah tidak disukai oleh orang lain. Kegabutan sering kali diisi dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Atau bahkan Anda menjadi mudah marah dan tersinggung. Hal inilah yang membuat orang-orang di sekitar Anda merasa tidak nyaman.

Nah itulah pengertian dari arti gabut saat ini. Semoga informasi di atas bisa membantu Anda memahami kata-kata milenial saat ini. Dan semoga Anda tidak mudah gabut karena banyak hal yang merugikan dari kegabutan yang Anda lakukan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.