Mengenal Arti Cash on Delivery (COD) Kekurangan dan Kelebihannya

Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah COD. Istilah COD atau yang memiliki kepanjangan Cash on Delivery ini merupakan salah satu metode pembayaran yang saat ini sering digunakan dalam transaksi jual beli secara online. Mengingat perkembangan jual beli secara online meningkat drastis, istilah ini pun semakin familiar di tengah masyarakat.

Sebelum maraknya transaksi jual beli secara online seperti sekarang ini, istilah Cash On Delivery jarang digunakan atau bahkan belum ada. Semenjak meningkatnya wirausahawan pasar online dalam dunia jual beli membuat istilah ini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Arti cash on delivery sendiri sebenarnya adalah metode pembayaran yang akan dilakukan pada saat barang pesanan diantarkan.

Metode ini terus berkembang dan mengalami beberapa hal yang harus dipenuhi. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini mengenai arti cash on delivery, kelebihan dan kekurangan dari sistem pembayaran ini.

arti cod

Pengertian Cash on Delivery

Kata Cash On Delivery atau yang lebih terkenal dengan istilah COD secara bahasa terdiri atas dua kata, yaitu “cash” dan “delivery”. Dari susunan kata tersebut Cash on Delivery dapat diartikan sebagai salah satu metode pembayaran yang telah disepakati antara penjual dan pembeli untuk melakukan pembayaran pada saat barang sudah sampai kepada alamat pembeli terlebih dahulu.

Alamat yang dimaksudkan bisa berupa sebuah tempat pertemuan yang telah disepakati sebagai tempat pertemuan antara penjual atau pembeli, bisa berupa alamat rumah, kantor, tempat umum yang mudah dijangkau oleh kedua belah pihak dan lain sebagainya. Tempat untuk melangsungkan COD ini biasanya mudah dijangkau oleh kedua belah pihak agar keduanya tidak merasa diberatkan atas transaksi tersebut.

Pembeli akan bertatap muka secara langsung dengan penjual pada waktu dan tempat yang telah ditentukan. Pada saat itulah, pembeli akan menerima barang pesanannya dari penjual. Dan pada saat yang sama, penjual akan menerima uang hasil penjualan yang tersebut.

Metode ini dianggap lebih simpel dan mudah bagi kedua belah pihak. Keduanya hanya sama-sama mengandalkan unsur saling percaya baik penjual maupun pembeli. Meskipun tidak jarang dengan menggunakan ini sering juga terjadi penipuan naik yang dilakukan oleh penjual maupun pembeli.

Jadi, biar bagaimanapun baik penjual maupun pembeli harus sama-sama berhati-hati saat memilih menggunakan metode ini sebagai metode pembayaran dalam transaksi jual beli.

Syarat Dan Ketentuan Cash On Delivery

arti cash on delivery

1. Tidak Bisa Melayani Transaksi COD ke Seluruh Wilayah

Seperti yang sudah diketahui bahwa arti cash on delivery adalah membayar pada saat barang sudah dikirimkan. Nah, karena penjual harus mengantarkan langsung ke sebuah tempat yang sudah disepakati, biasanya layanan cash on delivery ini hanya bisa dilakukan untuk jangkauan di dalam satu kota. Sementara untuk luar kota, jangkauannya terlalu jauh.

Untuk jangkauan yang terlalu jauh biasanya menggunakan jasa pengiriman barang seperti JNE, J&T, Tiki, Pos dan lain sebagainya. Layanan cash on delivery ini biasanya hanya bisa dilakukan pada wilayah yang masih dekat dengan lokasi penjual. Untuk di luar wilayah yang ditentukan biayanya terdapat ketentuan khusus.

2. Memiliki Waktu dan Tempat yang Sudah Disepakati

Untuk bisa terjadi Cash On delivery biasanya antara penjual dan pembeli sudah menentukan tempat dan waktu pertemuan. Tempat yang ditentukan bisa berupa alamat pembeli, kantor pembeli ataupun tempat-tempat umum lainnya seperti perpustakaan umum, pasar, atau taman. Dimana tempat tersebut dimengerti oleh kedua belah pihak.

Sementara waktunya biasanya menyesuaikan kedua belah pihak. Karena keduanya merasa sama-sama saling membutuhkan, jadi terciptalah sebuah perjanjian yang bisa enak di kedua-duanya. Bisa sore hari, pagi hari dan lain sebagainya.

3. Harus Bisa Dipercaya dan Bertanggung Jawab

Baik penjual maupun pembeli keduanya harus bisa dipercaya dan bertanggung jawab. Penjual harus bisa menepati perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya. Membawa pesanan barang sesuai dengan pesanan pembeli.

Sementara pembeli juga harus membawa uang untuk membayar barang pesanan tersebut. Pembeli juga harus datang pada waktu dan tempat yang sudah disepakati. Dan tidak melarikan diri. Misalnya melakukan cancel, harus melakukan pemberitahuan terlebih dahulu. Tidak malah kabur dan tidak bisa dihubungi.

4. Memiliki Kesepakatan Tertentu Jika Wilayah di Luar Jangkauan

Untuk Anda yang berada di luar wilayah jangkauan penjual melakukan Cash on delivery, namun tetap memaksa ingin menggunakan metode tersebut maka akan ada ketentuan khusus. Misalnya biaya tambahan untuk ongkos kirim bagi yang berada di luar wilayah.
Ketentuan ini sudah disadari oleh pembeli. Sehingga penjual tidak akan merasa dirugikan. Smeentara pembeli bisa bertatap langsung dengan penjual dan bisa melakukan komplain apabila ditemukan cacat dan lain sebagainya.

Kekurangan Cash on Delivery

1. Bagi Pembeli

Sering kali metode COD-an dianggap salah satu metode transaksi jual beli yang mudah dan praktis. Namun sebenarnya, tidak selalu memberikan keuntungan. Salah satu kekurangan yang bisa dirasakan oleh konsumen atau pembeli pada saat melakukan cash on delivery adalah terkadang harus membayar tambahan untuk ongkos kirim.

Hal ini biasanya terjadi pada saat pembeli berada di luar jangkauan penjual yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sehingga mau tidak mau harga yang harus dibayarkan jauh lebih mahal dari harga yang sudah ditetapkan sebelumnya.

2. Bagi Penjual

Penjual harus menyediakan tenaga dan waktu ekstra untuk bisa mengantarkan barang pesanan kepada pembeli. Tidak hanya itu, terkadang ongkos kirim bagi wilayah tertantu tidak dipungut biaya. Sehingga biaya transportasi harus ditanggung dari penjual yang terkadang harus memotong laba yang didapatkan.

Belum lagi, jika pembeli melakukan cancel atau pembatalan barang yang sudah diantarkan karena suatu hal. Misalnya terdapat cacat dan lain sebagainya. Tentunya biaya transport yang sudah dikeluarkan harus ditanggung oleh penjual padahal tidak jadi mendapatkan untung.

Kelebihan Cash on Delivery

1. Bagi Pembeli

Sebenarnya dalam metode pembayaran Cash On delivery ini yang paling diuntungkan adalah pembeli. Pembeli bisa mendapatkan barang sesuai dengan diinginkan dan diantar sesuai tempat pesanan tanpa harus membayar terlebih dahulu. Sehingga sekalipun barang sudah diantar dan membatalkan pembelian juga tidak masalah bagi pembeli. Namun kepada penjual kasihan.

Metode pembayaran ini mudah dan praktis. Hanya tinggal membayar di tempat dengan uang cash sudah bisa dilakukan tanpa harus repot-repot transfer dan lain sebagainya. Anda juga bisa melakukan komplain secara langsung apabila barang yang dipesang tidak sesuai pesanan.

2. Bagi Penjual

Setelah mengetahui arti cash on delivery ini ternyata cukup banyak penjual yang memberikan layanan COD tersebut. Metode pembayaran ini dianggap simpel dan mudah. Yang terpenting kedua belah pihak bisa saling percaya dan bertanggung jawab maka semua urusan jadi mudah. Hanya dengan mengantar barang ke pembeli, penjual bisa memperoleh uang atau keuntungan secara langsung.

Waktu dan tempat yang ditentukan biasanya ditentukan oleh penjual.sehingga pembeli bisa menyesuaikan waktu Anda. Tanpa harus mengganggu urusan Anda dengan yang lainnya.


Nah itulah penjelasan mengenai arti cash on delivery dan apa saja keuntungan dan kekurangannya. Apapun metode yang digunakan dalam transaksi jual beli, baik penjual dan pembeli tidak selayaknya berbuat nakal. Keduanya harus sama-sama dapat dipercaya dan bertanggung jawab.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.